Tak Diundang Mabuk, Anggota 2 Ormas Tawur

DENPASAR—Minuman keras (miras) menjadi biang ke­rok bentrokan ratusan anggota dua organisasi massa (ormas) di Tabanan Bali, Sabtu (11/2) malam. Akibatnya, sebuah rumah dan dua mobil hancur dirusak massa.
Awalnya, salah satu anggota ormas mengundang rekan-rekan mereka untuk mengelar pesta miras. Namun, ada satu ormas yang tidak diundang sehingga memicu keributan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, bentrokan pecah sekitar pukul 19.30 Wita. Diduga bentrokan melibatkan anggota ormas Laskar Bali (LB) dan Baladika Bali. Sekitar 15 orang yang mengaku dari ormas LB menyerang rumah milik Kadek Suwena di Dusun Peneng, Desa Mekarsari, yang saat itu tengah menggelar pesta. Suwena diketahui merupakan tokoh ormas Baladika dan bos showroom mobil di Jl Cokroaminoto, Denpasar.
Massa melempari rumah Suwena dengan batu sehingga banyak atap genting rumah pecah. Kaca depan mobil bernopol DK 754 JI yang diparkir di garasi depan pecah. Tak hanya itu, massa yang beringas menggunakan senjata tajam juga merusak mobil pikap DK 9957 AJ, yang diparkir di jalan. Kaca depan dan belakang dipecah.
Anggota Baladika yang tidak terima atas aksi itu berdatangan hingga terjadilah bentrokan yang melibatkan ratusan orang.  “Ada yang merasa tersinggung karena ada anggota ormas lain yang tidak diajak minum di sana, akhirnya terjadilah bentrok,” kata Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Nyoman Wirajaya melalui telepon, Minggu (12/2).
Kapolres Tabanan AKBP Dekananta secara terpisah mengatakan, pasca bentrok pihaknya telah mengerahkan personelnya untuk mengamankan lokasi kejadian. “Saat ini situasi sudah kondusif dan petugas sudah kami tarik lagi,” katanya secara terpisah.  JIBI/SOLOPOS/dtc

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *